You are currently viewing Menatap FIFA Series dan Piala AFF 2026, Marselino Ferdinan Diharapkan Kembali Masuk Rencana Timnas Indonesia

Menatap FIFA Series dan Piala AFF 2026, Marselino Ferdinan Diharapkan Kembali Masuk Rencana Timnas Indonesia

Timnas Indonesia di bawah arahan John Herdman tengah bersiap menghadapi dua turnamen penting pada tahun 2026. Agenda terdekat adalah FIFA Series yang akan digelar pada Maret, disusul Piala AFF 2026 pada Juli mendatang.

Dalam menyusun skuad terbaik, Herdman terus melakukan pemantauan langsung terhadap para pemain, khususnya yang berlaga di kompetisi domestik BRI Super League. Pelatih asal Kanada tersebut bahkan sempat hadir langsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, untuk menyaksikan laga antara Persija Jakarta melawan Madura United beberapa waktu lalu.

Meski begitu, komposisi Timnas Indonesia tidak hanya akan diisi pemain-pemain dari kompetisi lokal. Herdman juga membuka peluang memanggil para penggawa yang merumput di luar negeri, sebagaimana yang kerap ia lakukan sebelumnya.

Salah satu nama yang berkiprah di luar Indonesia adalah Marselino Ferdinan. Gelandang serang berusia 21 tahun tersebut selama ini dikenal sebagai pemain penting Timnas Indonesia, terutama saat tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Saat ini, Marselino masih berstatus sebagai pemain Oxford United, namun sedang menjalani masa peminjaman bersama klub asal Slovakia, AS Trencin. Sayangnya, situasi Marselino di klub belum sepenuhnya ideal. Ia minim menit bermain dan kabar terbaru menyebutkan sang pemain tengah mengalami cedera hamstring.

Kondisi tersebut membuat peluang Marselino untuk kembali dipanggil ke Timnas Indonesia masih menjadi tanda tanya.

Dinilai Masih Sangat Potensial

Pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan, turut memberikan pandangannya mengenai situasi yang dihadapi Marselino. Melalui kanal YouTube Nusantara TV, Ronny menilai bahwa kurangnya jam bermain memang menjadi kendala serius bagi pemain yang ingin menembus tim nasional.

Memang akan sulit bagi pemain yang minim menit tampil untuk bersaing di timnas. Namun Marselino ini pemain muda dengan bakat yang luar biasa, ujar Ronny.

Ia juga menyoroti pencapaian Marselino yang sudah mampu menembus tim senior sejak usia sangat muda. Menurut Ronny, jarang ada pemain lokal yang pada usia 19 tahun sudah dipercaya tampil reguler di level tertinggi dan mampu menunjukkan kualitasnya.

Ronny turut mengingat momen ketika Marselino mencetak gol ke gawang Arab Saudi pada ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, yang menjadi bukti kapasitas dan mental bertandingnya.

Tidak banyak pemain muda yang bisa mencetak gol ke Arab Saudi, bahkan sampai dua kali. Itu menunjukkan kualitasnya. Namun saat muncul masalah seperti minimnya jam bermain dan cedera, itu tentu menjadi tantangan besar baginya untuk kembali bersaing masuk Timnas Indonesia, tutup Ronny. Tuna55

Leave a Reply