Setelah menjalani 26 pertandingan bersama Barcelona, keputusan final terkait masa depan Marcus Rashford akhirnya diambil. Klub Catalan tersebut mantap untuk mempermanenkan status sang penyerang.
Rashford tiba di Barcelona pada bursa transfer musim panas lalu dengan status pinjaman dari Manchester United. Kedatangannya dipicu oleh ketidakjelasan perannya di Old Trafford di bawah arahan pelatih saat itu, Ruben Amorim.
Pemain berusia 28 tahun ini dengan cepat mencuri perhatian di Camp Nou. Ia berhasil mencetak dua gol krusial ke gawang Newcastle United di ajang Liga Champions, serta menyumbangkan empat gol dan enam assist dalam 11 penampilan selanjutnya.
Namun, performa Rashford sempat mengalami penurunan setelah tanggal 5 November, dengan hanya satu gol tambahan yang berhasil ia lesakkan. Bahkan, ia ditarik keluar saat turun minum dalam laga derbi melawan Espanyol, meskipun Barcelona berhasil memenangkan pertandingan tersebut dengan skor 2-0.
Meskipun demikian, kontribusi Rashford secara keseluruhan dinilai memuaskan oleh pihak Barcelona.
Kepastian dari Barcelona
Menurut laporan jurnalis Spanyol, Alfredo Martinez, manajemen Blaugrana telah mencapai kesepakatan untuk mempermanenkan status Rashford pada bursa transfer musim panas 2026 mendatang.
Dalam perjanjian peminjamannya, terdapat klausul pembelian senilai sekitar 30 juta euro yang dapat diaktifkan oleh Barcelona pada jendela transfer selanjutnya.
Perwakilan dari Rashford juga telah diinformasikan mengenai rencana ini, dan pembicaraan lebih lanjut antara kedua belah pihak dijadwalkan akan berlangsung sebelum musim kompetisi berakhir.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, sebelumnya juga memberikan pujian atas sikap dan profesionalisme yang ditunjukkan oleh Rashford. Pada bulan Desember lalu, Flick menggambarkan Rashford sebagai sosok yang sangat profesional.
Sikap dan mentalitasnya luar biasa. Memang, di awal ia membutuhkan sedikit adaptasi, tetapi sekarang ia telah mencapai level terbaiknya, ungkap Flick.
Saya selalu berkomunikasi dengan pemain ketika mereka tidak mendapatkan kesempatan bermain, menjelaskan alasannya. Terakhir kali, ia mengatakan kepada saya, ‘Bos, Anda tidak perlu menjelaskan. Ini tentang tim. Kita harus meraih tiga poin, tidak ada yang lebih penting.’ Itu adalah sikap yang tepat. Mentalitasnya fantastis dan saya sangat senang ia berada di sini, lanjutnya.
Akhir Sebuah Era di MU
Kepindahan Rashford ke Barcelona pada bulan Juli lalu sempat dianggap sebagai akhir dari perjalanannya bersama MU.
Ia telah menjadi bagian dari klub tersebut sejak usia tujuh tahun, berhasil menembus tim utama dari akademi, dan mencatatkan 428 penampilan di berbagai kompetisi dengan torehan 138 gol.
Pada awal masa kepelatihan Amorim musim lalu, Rashford sempat terpinggirkan dari tim utama. Amorim pada saat itu menyatakan bahwa performa latihan Rashford menjadi alasan utama absennya sang penyerang.
Selanjutnya, Rashford dipinjamkan ke Aston Villa pada paruh kedua musim, di mana ia berhasil menunjukkan performa yang mengesankan.
Meskipun Amorim telah diberhentikan pada awal pekan ini, laporan dari Tuna55 mengindikasikan bahwa Rashford tetap diperkirakan akan meninggalkan Old Trafford secara permanen pada musim panas mendatang, dengan Barcelona menjadi kandidat terkuat untuk mendapatkan tanda tangannya.