Usia Cristiano Ronaldo kini telah menginjak 40 tahun. Namun, semangatnya untuk terus bersaing di level tertinggi sepak bola dunia sama sekali belum meredup. Meski faktor usia tak bisa dihindari, ambisi sang megabintang masih menyala terang.
Di saat banyak pemain memilih menurunkan ekspektasi menjelang akhir karier, Ronaldo justru tetap memburu pencapaian terbesar yang belum pernah ia raih. Satu target utama masih membayang: gelar Piala Dunia.
Sebagai kapten Timnas Portugal sekaligus pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah sepak bola internasional, Ronaldo merasa perjalanannya belum selesai. Ia ingin menutup karier dengan capaian yang benar-benar monumental.
Persaingan panjang dengan Lionel Messi juga menjadi bagian penting dari cerita ini. Keberhasilan Messi mengangkat trofi Piala Dunia bersama Argentina diyakini menjadi pemicu tambahan bagi Ronaldo untuk terus bertahan di level elite.
Kleberson: Ronaldo Tak Mau Berhenti Sebelum Juara Dunia
Mantan gelandang Manchester United, Kleberson, menilai Ronaldo memiliki tekad luar biasa untuk menjuarai Piala Dunia sebelum gantung sepatu.
Menurut Kleberson, mentalitas Ronaldo adalah mentalitas pemain besar yang tak pernah puas, bahkan ketika hampir semua gelar sudah diraih. Selalu ada dorongan untuk menyamai—atau melampaui—rival terdekatnya.
Ia menyebut kesuksesan Messi di Piala Dunia 2022 meninggalkan rasa penasaran tersendiri bagi Ronaldo. Trofi tersebut menjadi satu-satunya kepingan besar yang belum melengkapi lemari prestasinya.
Berbicara kepada Goal, Kleberson mengatakan bahwa di dalam hati Ronaldo mungkin ada dorongan kuat untuk tidak mengakhiri karier tanpa gelar tersebut.
Mentalitas Juara yang Melekat pada Pemain Elite
Kleberson menegaskan, ambisi seperti ini bukan hanya dimiliki Ronaldo. Para pemain top dunia umumnya memiliki pola pikir serupa, terutama ketika melihat rival mereka mencapai puncak tertinggi.
Menurutnya, Piala Dunia adalah simbol supremasi yang sulit diabaikan oleh pemain elite. Kesuksesan satu bintang kerap menjadi pemicu emosional bagi bintang lainnya untuk terus bekerja keras.
Ia bahkan menyebut nama-nama besar lain yang kemungkinan memiliki dorongan serupa. Keinginan untuk menjadi yang terbaik di panggung terbesar dunia sudah tertanam dalam diri para pemain kelas atas.
Bagi Ronaldo, ambisi itu belum padam. Selama peluang masih ada, kisah sang legenda tampaknya masih jauh dari kata selesai. Tuna55